Jika Engkau Ingin Selalu Ingat dan Tidak Lupa Maka Menulislah, dan Jika Engkau Ingin Diingat dan Dikenang Maka Menulislah, Engkau Akan Abadi Dalam Karyamu Walaupun Kau Telah Meninggal
Penyebab NU dan Wahabi Tak Dapat Bersatu
Dapatkan link
Facebook
X
Pinterest
Email
Aplikasi Lainnya
-
Penyebab Tidak Dapat Bersatunya NU dan Wahabi
Download Artikel Disini
NIAT DALAM KAJIAN FIKIH Kaidah Kubro Pertama الأمور بمقاصدها “Segala sesuatu (perbuatan) tergantung pada tujuannya”. 1. Dasar Kaidah Segala sesuatu itu biasanya memiliki dasar, begitu pula dengan kaidah di atas yang memiliki dasar dan yang mendasari kaidah diatas ialah : [1] A. Al-Qur’an وَمَا أُمِرُوا إِلَّا لِيَعْبُدُوا اللَّهَ مُخْلِصِينَ لَهُ الدِّينَ حُنَفَاءَ.... ( سورة البينة: 5 ) Yang artinya : “ Padahal mereka tidak disuruh kecuali supaya menyembah Allah SWT dengan memurnikan ketaatan kepada-Nya dalam agama dengan lurus”. Imam al-Qurthubi dalam kitabnya Tafsir Jami al-Ahkam menafsirkan kata ad-din di atas dengan makna ibadah. [2] Dalam penafsirannya tersebut, beliau mengungkapkan bahwa ikhlas yang terdapat pada kata mukhlishin, ialah hati yang hanya dilakukan dalam rangka beribadah. Ikhlas sendiri memiliki makna pekerjaan hati...
𝐏𝐄𝐍𝐃𝐀𝐊𝐈𝐀𝐍 𝐆𝐍. 𝐒𝐋𝐀𝐌𝐄𝐓 𝐕𝐈𝐀 𝐏𝐄𝐑𝐌𝐀𝐃𝐈 𝐆𝐔𝐂𝐈 Gunung Slamet adalah sebuah gunung berapi kerucut yang terdapat di Pulau Jawa, Indonesia. Gunung Slamet terletak di antara 5 kabupaten, yaitu Kabupaten Brebes, Kabupaten Banyumas, Kabupaten Purbalingga, Kabupaten Tegal, dan Kabupaten Pemalang, Provinsi Jawa Tengah. Gunung Slamet merupakan gunung tertinggi di Jawa Tengah serta kedua tertinggi di Pulau Jawa setelah Gunung Semeru. Berikut catatan perjalanan pendakian saya di Gunung Slamet : 𝑴𝒆𝒓𝒂𝒚𝒂𝒌𝒂𝒏 𝑯𝑼𝑻 𝑹𝑰 𝑲𝒆 - 76 𝑻𝒂𝒉𝒖𝒏 𝒅𝒊 𝑮𝒏. 𝑺𝒍𝒂𝒎𝒆𝒕 https://youtu.be/8rK1fXUI6no 𝐈𝐍𝐅𝐎𝐑𝐌𝐀𝐒𝐈 𝐏𝐄𝐍𝐃𝐀𝐊𝐈𝐀𝐍 𝐆𝐔𝐍𝐔𝐍𝐆 𝐒𝐋𝐀𝐌𝐄𝐓 Pendakian : Gunung Slamet Jalur : Permadi Guci Letak : Desa Guci, Kec. Bumijawa, Kab. Tegal, Prov. Jawa Tengah Waktu : 16 - 17 Agustus 2021 Ketinggian : 3428 Mdpl Durasi Pendakian : 2 Hari Jumlah Pos : 5 Pos Jumlah Peserta : 3 Orang 𝐄𝐓𝐀𝐏𝐄 𝐏𝐄𝐑𝐉𝐀𝐋𝐀𝐍𝐀𝐍 Hari Pertama, 15 Agustus 2021 - 08.30 - 15.30 WIB...
Anti Sinonimitas pada Al-Qur'an dalam Perspektif Bintu al-Syathi’ Arif Irham Hakim | Ushuluddin PTIQ 4A | UAS PKDI Kemudahan digital adalah sesuatu yang tak bisa kita hindari pada saat ini. Akan tetapi hal ini berdampak pada ranah agama, aplikasi-aplikasi Al-Qur’an dan terjemahanya mulai bermunculan, sehingga melahirkan Digital Literate Muslims Generation, generasi dimana mulism bergantung pada penggunaan digital. Untuk mencegah dampak negatif dari perkembangan digital khususnya yang terjadi pada Al-Qur’an, artikel ini ditulis dengan berfokus pada aspek i’jaz al-Qur’an melalui teori Anti sinonimitas dalam perspektif Bintu al-Syathi’, agar pesan ilahiyah al-Qur’an tetap terjaga. Menapaktilasi Bintu al-Syathi’ Tanggal 6 November 1913, telah lahir ilmuan Islam yang bernama Aisyah ‘Abd al-Rahman di Dumyat wilayah sebelah barat Delta Nil. Ia adalah perempuan arab yang...
Komentar
Posting Komentar